Wednesday, August 7, 2013

Kastil Koral - Penemuan Teknologi yang Hilang?

Kastil Koral merupakan sebuah monumen terbuat dari batu yang dibuat oleh seorang Amerika Latvia misterius bernama Edward Leedskalnin (1887-1951) yang tinggal di wilayah utara kota Homestead, Florida di Negara Miami-Dade pada persimpangan Jalan Dixie Selatan (A.S. 1) dan Jalan SW 157th. Struktur tersebut terbuat dari batu megalit (kebanyakan batu kapur yang berasal dari koral/karang), dengan berbagai ukuran. Bangunan ini digunakan sebagai sebuah pengorasian lokawisata pribadi. Kastil Koral terkenal karena diceritakan bahwa bangunan tersebut dibangun seorang diri oleh Leedskalnin menggunakan magnet terbalik dan/atau kemampuan supranatural untuk memindahkan banyak batu berukuran ton dan mengukirnya



Sejarah
Edward Leedskalnin lahir di Latvia, sebuah negara kecil di Eropa. Suatu hari ketika usianya 25 tahun, ia dikejutkan oleh keputusan tunangannya, Agnes Scuffs, yang berusia 16 tahun yang memutuskan untuk membatalkan pernikahan mereka hanya satu hari menjelang hari pernikahan akan dilangsungkan.

Edward yang patah hati lalu meninggalkan Latvia dan menetap di Amerika. Setelah itu, ia menghabiskan sekitar 30 tahun berikutnya untuk membangun Coral Castle yang termashyur.

Kastil Koral sendiri adalah sebuah struktur bebatuan yang terletak di Homestead, Florida. Struktur ini terdiri dari batu-batu megalitik yang masing-masing memiliki berat beberapa ton. Kebanyakan batu yang digunakan adalah jenis batu oolite yang mengandung fosil cangkang dan koral.


Pada awalnya, Coral castle dibangun di sebuah kota kecil bernama Kota Florida. Namun pada tahun 1936, lokasi Coral Castle dipindahkan ke Homestead dimana bangunan itu kemudian memperoleh kemashyurannya. Butuh waktu selama tiga tahun untuk memindahkan semua bebatuan yang ada di tempat itu ke rumah barunya.

Di Homestead, Edward melanjutkan pekerjaannya membangun Kastil Koral hingga kematiannya di tahun 1951.


Struktur
Sejumlah batu-batu vertikal yang masing-masing memiliki tinggi 2,4 meter dan membentuk perimeter di dalam kompleks Kastil Koral. Masing-masing batu vertikal ini dipotong dengan presisi yang luar biasa sehingga masing-masing batu memiliki tinggi yang sama persis. Bukan itu saja, ketika badai Andrew berkategori 5 (paling mematikan) menyerang dan memporakporandakan Florida, tidak ada satupun batu itu yang bergeser dari posisinya. Di dalam area Kastil Koral juga ada menara dua lantai yang masing-masing terdiri dari batu-batu setinggi 2,4 meter yang disusun menjadi menjadi tempat tinggal Edward. Total berat menara ini adalah 243 ton

Gerbang batu
Selain menara tersebut, ada satu karya yang menunjukkan kehebatan Edward, yaitu sebuah pintu gerbang batu seberat 8,2 ton. Gerbang itu dibuat dengan keseimbangan yang sedemikian sempurnanya sehingga seorang anak kecil bisa membuka gerbang itu hanya dengan mendorongnya dengan ujung jari. Misteri gerbang ini telah membingungkan banyak orang hingga suatu hari gerbang itu tiba-tiba berhenti bekerja pada tanggal 23 Juli 1986.

Pernyataan Edward yang mengatakan bahwa ia telah menemukan rahasia piramida telah membuat rahasia Coral Castle menjadi semakin misterius. Karena Edward sendiri adalah seorang yang misterius, banyak yang menafsirkan pernyataan ini dalam kerangka esoterik atau mistik.


David Hatcher Childress, penulis buku Anty Gravity and The World Grid, memiliki teori yang menarik. Menurutnya wilayah Florida Selatan yang menjadi lokasi Coral Castle memiliki diamagnetik kuat yang bisa membuat sebuah objek melayang. Apalagi wilayah Florida selatan masih dianggap sebagai bagian dari segitiga bermuda. David percaya bahwa Edward Leedskalnin menggunakan prinsip diamagnetik jaring bumi yang memampukannya mengangkat batu besar dengan menggunakan pusat massa. David juga merujuk pada buku catatan Edward yang ditemukan yang memang menunjukkan adanya skema-skema magnetik dan eksperimen listrik di dalamnya. Walaupun pernyataan David berbau sains, namun prinsip-prinsip esoterik masih terlihat jelas di dalamnya.

Penulis lain bernama Ray Stoner juga mendukung teori ini. Ia bahkan percaya kalau Edward memindahkan Coral Castle ke Homestead karena ia menyadari adanya kesalahan perhitungan matematika dalam penentuan lokasi Coral Castle. Jadi ia memindahkannya ke wilayah yang memiliki keuntungan dalam segi kekuatan magnetik.

Hingga kematiannya, Edward tidak pernah menceritakan rahasianya kepada orang lain. Jika ditanya, ia hanya menjawab,"Sebenarnya tidaklah sulit jika kamu tahu caranya." Sepertinya ia memang sangat menjaga kerahasiaan pekerjaannya. Ia kebanyakan bekerja pada malam hari dimana tidak ada satu orang pun yang bisa melihatnya. Seringkali, walaupun tidak selalu, ketika ia merasa ada yang mengamatinya bekerja, ia akan segera menghentikan pekerjaannya.

Website resmi Coral Castle menulis "Jika ada yang bertanya kepada Ed bagaimana caranya ia memindahkan batu-batu Koral itu, maka Ed akan menjawab bahwa ia mengerti hukum berat dan gaya ungkit."







____________________________________________________________________________________________________

Pendapat AMJG
Benarkah Edward Leedskalnin membangun istana koralnya seorang diri? Ada satu detail yang hampir semua sepakat yaitu tentang: Leedskalnin orang yang tertutup, menghabiskan hampir tiga puluh tahun bekerja sebagian besar di malam hari dan jauh dari orang lain, tidak ada yang benar-benar melihat dia memindahkan koral. Karena tidak ada yang melihat blok batu-batu koral benar-benar dipindahkan, tidak ada yang bisa menyatakan dengan pasti bahwa pembangunan itu dilakukan oleh Leedskalnin saja. Klaim bahwa Leedskalnin tidak menggunakan peralatan modern (pasca-1920) jelas benar, tetapi kesalahannya terletak dalam asumsi bahwa alat-alat modern wajib diperlukan untuk memindahkan blok batu koral yang besar.

Akhirnya (dan ironisnya) solusi pembangunan kastil koral ini mungkin terletak pada penjelasan sederhana dari Leedskalnin sendiri: bahwa ia menggunakan prinsip berat dan gaya ungkit. Jika dia memang jujur berkata bahwa "Saya telah menemukan rahasia piramida," maka artinya dia menggunakan metode yang sama dengan yang digunakan oleh orang Mesir kuno. Metode pembangunan piramida Mesir telah dipahami dengan baik. (baca, misalnya, buku yang ditulis oleh Mark Lehner  "The Pyramids Complete" th 1997).

Foto-foto tentang adanya tripod besar, katrol, dan mesin derek di lokasi Coral Castle, memang dapat digunakan untuk memindahkan benda-benda bermassa besar hanya dengan menggunakan prinsip fisika yang sederhana. Beberapa situs (seperti disini) menunjukkan bagaimana bobot besar dapat dipindahkan oleh satu atau dua orang  hanya dengan menggunakan prinsip-prinsip fisika sederhana. (Jangan bandingkan dengan pembangunan piramida mesir, ada perbedaan besar dalam berat, material, dan kompleksitas antara blok batu koral dengan blok batu-batu besar yang digunakan di piramida besar di Giza. Batu koral keropos, dan blok besar batu koral akan tampak lebih berat dibandingkan berat sebenarnya)

Banyak orang-orang yang terlalu arogan dengan menganggap bahwa mereka yang hidup pada jaman dulu (seperti Leedskalnin, Maya, Inca, atau Mesir kuno) tidak pintar atau cukup akal untuk menciptakan rekayasa atau prestasi yang mengesankan tanpa bantuan extraterrestial atau kekuatan misterius. Pandangan bahwa bangsa-bangsa jaman dulu dibantu oleh teknologi mahluk luar angkasa dan lain-lain, sebenarnya sangat meremehkan kecerdasan manusia bumi itu sendiri. Jika para ilmuwan belum menjelaskan Kastil Koral secara khusus, itu karena memang hanya ada sedikit yang perlu untuk "dijelaskan." Misteri Kastil Koral tampaknya hanya masalah informasi buruk dari orang-orang yang menolak realitas ilmu pengetahuan dan hanya mendukung mitos-mitos yang fantastis.

Wallahualam


Bangunan-bangunan orang-orang jaman dahulu yang melibatkan batu-batu besar dapat dilihat disini:







Source: Wikipedia

Popular Posts