Darwin's bark spider (Caerostris darwini) adalah laba-laba penenun yang menghasilkan salah satu jaring orb terbesar yang diketahui, ukuran jaring berkisar dari 900 - 28.000 cm2, dengan garis jangkar mencakup hingga 25 meter (82 kaki). Laba-laba ini ditemukan di Madagaskar di Taman Nasional Andasibe-Mantadia pada tahun 2009. Nama Spesies ini diberikan untuk menghormati naturalis Charles Darwin, dengan deskripsi yang dipersiapkan tepat 150 tahun setelah publikasi The Origin of Species, pada tanggal 24 November 2009.
Alam adalah ayat-ayatNYA yang mungkin bukan tertulis, namun indah terlukis oleh 'pena' Sang Pencipta
Alam adalah ayat-ayatNYA yang mungkin tidak tersurat, namun indah tergurat oleh Qalam Sang Maha Agung
Alam adalah ayat-ayat dari sang Maha Guru untuk 'murid-murid'NYA yang mau membaca .........
Thursday, February 28, 2013
Subscribe to:
Posts (Atom)
Popular Posts
-
Bayangkan sebuah superkomputer,komputer tercanggih yang kecepatannya ribuan kali komputer rumah atau kantor anda...
-
Udang ini begitu kecil dan tampak tidak berarti, tetapi ini adalah spesies tertua bumi. Dikenal dengan nama udang kecebong (tadpole shrimp),...
-
Cahaya matahari hanya dapat menerangi sampai kedalaman sekitar 5000 kaki dari permukaan laut. Kedalaman yg mencapai lebih dari 5000 kaki ben...
-
Serangkaian pahatan unta yang dipahat pada tebing batu di Arab Saudi kemungkinan merupakan relief hewan berskala besar tertua di dunia, kata...
-
Kawah Ijen (jomblo?) terletak di puncak Gunung Ijen yang merupakan salah satu dari rangkaian gunung berapi di Jawa Timur seperti Bromo, Seme...
-
Bumi akan menjadi tempat yang sangat berbeda 250 juta tahun dari sekarang. Dua ratus lima puluh juta tahun yang lalu daratan Bumi berkerumun...
-
Megalit adalah batu besar yang digunakan untuk membangun struktur atau monumen. Megalitik adalah struktur yang dibuat oleh batu besar. Megal...
-
Ini adalah pemandangan yang akan benar-benar membuat anda merinding... Bukan karena pemandangan ini menakutkan - tapi justru karena keindaha...
-
Jika Anda berpikir bahwa Mesir kuno selalu hanya tentang banyak dewa, patung-patung padat dan tanpa emosi dan firaun maskulin saja, lihatlah...
-
Kunang-kunang menghasilkan reaksi kimia di dalam tubuh mereka yang memungkinkan mereka untuk menyala. Jenis produksi cahaya ini disebut biol...