Ghadames, yang dikenal sebagai "Mutiara Padang Pasir", adalah sebuah kota oasis di Distrik Nalut dari wilayah Tripolitania di barat daya Libya. Ini adalah salah satu kota pra-Sahara tertua dan sebuah contoh luar biasa dari sebuah permukiman tradisional. Kota ini memiliki penduduk sekitar 10.000 jiwa, terutama suku Berber, yang tinggal di rumah-rumah tradisional terbuat dari lumpur-bata-dan-sawit yang saling berdampingan, dikemas bersama-sama seperti sarang lebah.
Rumah-rumah ini memiliki arsitektur vertikal yang khas - lantai dasar digunakan untuk menyimpan persediaan makanan, lantai lainnya untuk keluarga, dan lantai teratas adalah teras terbuka yang disediakan untuk para wanita. Trotoar atap memungkinkan perempuan untuk bergerak bebas, tersembunyi dari pandangan laki-laki. Struktur-struktur yang bergantungan, menutupi lorong-lorong antara rumah-rumah menciptakan jaringan lorong-lorong yang seperti lorong-lorong bawah tanah.
Ghademes adalah sebuah kota tua. Catatan pertama tentang Ghadames berasal dari periode Romawi, ketika pemukiman itu dikenal sebagai Cydamus, sebuah kota benteng yang bertanggal kembali ke abad ke-1 SM. Hari ini Ghademes adalah sebuah kota oasis kecil yang terletak di sebelah palm grove. Meski tak satu pun dari bangunan yang berdiri sekarang berasal dari periode protohistoris Berber, atau periode dominasi Romawi, namun gaya arsitektur domestik yang luar biasa membedakan Ghadames dari kota-kota pra-Sahara dan permukiman-pemukiman yang membentang di sepanjang tepi utara padang pasir dari Libya hingga Mauritania lainnya. Hampir melingkar dalam tata letak, kota bersejarah Ghadames terdiri dari sekelompok rumah-rumah. Dinding-dinding luar dari rumah-rumah di pinggir kota membentuk dinding benteng. Kumpulan rumah-rumah urban yang terpagari oleh tembok-tembok ini dapat ditembus di sana-sini dengan melewati pintu dan gerbang.
Teras rumah yang berdekatan bergabung satu sama lain membentuk sebuah Cityscape terbuka. Teras adalah domain perempuan, dan memberi mereka banyak kebebasan. Berkomunikasi antara teras mereka berteman dengan tetangga dan bahkan dapat bergerak di 'atap' kota. Arcade tertutup di permukaan tanah umumnya diperuntukkan bagi laki-laki.
Bagian tua kota dinyatakan sebagai situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1986.
Source
Alam adalah ayat-ayatNYA yang mungkin bukan tertulis, namun indah terlukis oleh 'pena' Sang Pencipta
Alam adalah ayat-ayatNYA yang mungkin tidak tersurat, namun indah tergurat oleh Qalam Sang Maha Agung
Alam adalah ayat-ayat dari sang Maha Guru untuk 'murid-murid'NYA yang mau membaca .........
Monday, April 1, 2013
Popular Posts
-
The religion Islam is here for centuries. It was the time when Muslim rule the world. They were not only land lords or rulers but also very ...
-
Burung Merak jantan adalah burung besar, burung berwarna-warni (biasanya biru dan hijau) dikenal dengan ekor warna-warni mereka. Bulu ekorny...
-
Jika Anda berpikir bahwa Mesir kuno selalu hanya tentang banyak dewa, patung-patung padat dan tanpa emosi dan firaun maskulin saja, lihatlah...
-
Selama berabad-abad, simetri tetap menjadi subjek yang mempesona para filsuf, astronom, matematikawan, fisikawan, seniman, dan arsitek. Oran...
-
Alam memang menakjubkan. Seperti yang pernah AMJG bahas sebelumnya disini , kadang struktur batuan pahatan alam begitu indahnya tersusun, se...
-
Berikut adalah beberapa penampakan benda terbang tak dikenal yang tercatat dalam sejarah kerajaan Romawi. Gambar-gambar hanya ilustrasi
-
Narwhal ( Monodon monoceros ) adalah unicorn dari laut, lumba-lumba berwarna pucat ini ditemukan di perairan sungai dan pantai Arktik. Hewa...
-
On the island of Java, Indonesia, stands a mountain of a thousand statues which is shrouded in mystery and surrounded by volcanoes. Borobudu...
-
Di daerah kutub dan daerah dingin lainnya, terdapat es, salju dan formasi air yang tidak biasa, unik, dan beberapa dari mereka begitu indah ...
-
Teluk Triton di kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat, merupakan surga yang cantik untuk melihat kemegahan mentari terbenam meninggalkan ...











