Thursday, September 1, 2011

Yareta, Tumbuhan Alien?

Yareta ... Benarkah rumput aneh ini peninggalan alien dari planet lain 3000 tahun yang lalu?


Ada sesuatu yang hijau dan terlihat asing, tumbuh di Amerika Selatan. Pada pandangan pertama orang mungkin akan berpikir bahwa sesuatu itu adalah spesies makhluk luar angkasa, yang menggunakan padang rumput terpencil benua untuk membangun pijakan kehidupan di planet Bumi. Namun seasing apapun sesuatu ini terlihat, sel sel hijau ini asli berasal dari bumi. dan dinamakan YARETA.


 Juga dikenal sebagai Llareta dalam bahasa Spanyol, tumbuhan ini hanya ditemukan di beberapa negara - Chile, Argentina, Peru dan Bolivia dan tumbuh pada ketinggian antara 3200 sampai 4500 meter - di bawah ketinggian tersebut dan di tempat-tempat selain 4 negara amerika latin tersebut, tanaman ini tidak pernah ditemukan. Tumbuhan ini terlihat besar, namun pada kenyataannya merupakan koloni ribuan individu tanaman kecil yang memiliki bunga termasuk dalam family Apiaceae, secara resmi diklasifikasikan sebagai Azorella Compacta.


Namun mengapa tumbuhan ini tampak begitu asing, seperti jamur hijau yang mengalir di atas tanah? Hal ini disebabkan karena lingkungan di mana ia tumbuh. Tumbuhan ini sangat rapat sehingga akan kehilangan panas sesedikit mungkin di malam hari yang sangat dingin pada ketinggian ini. Selain itu, tumbuhan ini tumbuh sedekat mungkin dengan tanah karena suhu tanah dua derajat lebih tinggi dari suhu rata-rata udara disana.


Tumbuhan yareta ini  tumbuh begitu rapat dan kuat sehingga penduduk lokal yang akan mengambilnya untuk keperluan bahan bakar seperti memasak, harus menggunakan beliung untuk mengambil tumbuhan ini dari tempatnya. Jeroan atau bagian dalam yareta yang sangat rapat dan gelap kehitaman dapat digunakan untuk membuat resin yang mudah terbakar. Serta digunakan untuk memasak,  juga biasa digunakan untuk membantu membuat/menyalakan api. Setidaknya itulah kegunaannya yang diketahui sampai saat ini.


Jumlah yareta yang diambil untuk keperluan manusia begitu banyak dan hal ini membuat para ahli ekologi khawatir tumbuhan ini akan mendekati kepunahan. Jadi, empat negara di mana yareta tumbuh sekarang telah melarang penggunaan yareta - dan diharapkan yareta akan, dari waktu ke waktu menjadi banyak lagi seperti cakupan semula. Waktu dan kesendirianlah yang menjadi teman-teman yareta sebenarnya.


Yareta tetap berdaun sepanjang tahun dan merupakan perennial evergreen dan bunganya, ketika mereka muncul, adalah merah muda atau berwarna lavender. Bunga-bunga ini hermaprodit artinya memiliki kedua elemen jantan dan betina.


Sebagai tumbuhan asli padang rumput Puna Andes, tumbuhan yareta haruslah tangguh, tetapi jika Anda masih memiliki keraguan tentang kebenaran bahwa yareta berasal dari bumi, jangan khawatirkan tentang invasi Yarata ke halaman belakang rumah anda. Tingkat pertumbuhan yareta telah diperkirakan maksimum sekitar 2 cm per tahun. Ditambah lagi yareta tidak bisa tumbuh di dataran rendah apalagi berkembang.


Meskipun yareta tidak digunakan untuk membuat obat-obatan sintetis dalam industri obat, namun penelitian sedang dilakukan untuk kualitas obat dari tumbuhan ini. Masyarakat setempat menggunakan yareta untuk mengurangi rasa sakit akibat rematik. Teh yang dibuat dari daun yareta juga dikatakan membantu mengontrol tekanan darah dan diabetes. Selain itu, penduduk lokal juga menggunakan yareta untuk melangsingkan badan.


Yareta juga dikenal dengan nama tumbuhan bantal. alasan mengapa nama ini diberikan tentu sudah sangat jelas.



Ada satu hal aneh lainnya tentang Yareta. Mereka sangatlah kuno atau sangat tua. Banyak koloni yareta diperkirakan berumur lebih dari 3000 tahun, yang berarti mereka mulai tumbuh sebelum sejarah manusia yang tercatat berawal.



Baca Juga:





Popular Posts