Monday, January 6, 2014

Tubuh Bigfoot Akan Dipamerkan ke Seluruh Amerika

Hampir setahun yang lalu seorang yang mengaku bahwa dirinya adalah pemburu Bigfoot profesional, mengklaim bahwa dia telah menembak dan membunuh salah satu makhluk besar berbulu atau yang dikenal dengan nama Bigfoot di San Antonio.



Insiden itu ditampilkan dalam sebuah film dokumenter yang dirilis tahun lalu yang justru membuat lebih banyak pertanyaan daripada jawaban. Pada hari Kamis 1 januari 2014 kemaren, Rick Dyer akhirnya merilis gambar yang dia klaim adalah foto mahluk tersebut.

Foto yang diklaim Dyer sebagai foto Bigfoot mati 

"Bigfoot itu benar-benar ada dan 100 persen nyata - tidak ada keraguan tentang itu," kata Dyer.

Dyer mengklaim bahwa ia pernah menembak dan membunuh makhluk mitos ini di daerah berhutan di sisi barat laut dekat Loop 1604 dan Highway 151 pada awal September 2012. Dyer pernah memberikan bukti berupa rekaman video kasar yang dia klaim adalah rekaman bigfoot besar yang berada di luar tendanya. Video yang lebih panjang masuk dalam film dokumenter "Shooting Bigfoot," tetapi tetap gagal untuk meyakinkan banyak orang.

Dyer mengatakan bahwa setelah perebutan panjang dengan investor nya, akhirnya ia bisa merebut kembali tubuh bigfoot tersebut.


"Saya telah menunda begitu lama, dan akhirnya saya bisa pergi ke negara bagian Washington dengan bukti tubuh bigfoot," kata Dyer. "Setiap tes yang bisa dilakukan, telah dilakukan pada tubuh bigfoot ini - dari tes DNA hingga tes scan optik 3D. Ini adalah Bigfoot yang sebenarnya yang telah saya tembak dan sekarang saya buktikan kepada . . dunia."

Dyer telah mempersilahkan lebih dari 100 orang untuk melihat tubuh bigfoot itu secara dekat dan merekam reaksi mereka. "Kami ingin merekam reaksi tiap orang yang melihat tubuh ini, dan mereka semua terkejut karena tubuh bigfoot ini benar-benar nyata, dan lebih dari 130 orang telah kami rekam reaksinya," kata Dyer. "Kami telah membuat mereka percaya."

 Terlepas dari sejarah hoax Bigfoot di masa lalu, Dyer menegaskan dia tidak main-main saat ini. "Bigfoot bukan peri gigi - Bigfoot memang benar-benar ada," kata Dyer. "Yang paling penting bagi saya adalah agar semua orang tahu bahwa saya pemburu Bigfoot terbaik di dunia"

Dyer berencana menggelar konferensi pers dalam beberapa hari mendatang, di mana ia akan memamerkan tubuh bigfoot kepada publik dan juga akan memperlihatkan laporan-laporan hasil tes yang dia klaim dilakukan oleh para ilmuwan.

 Setelah Washington, Dyer berencana melakukan tur dengan tubuh bigfoot tersebut ke seluruh Amerika Serikat, juga Meksiko dan Kanada.
______________________________________________________________________________________________

Masalahnya adalah, sebelumnya di tahun 2008, Dyer pernah ketahuan menampilkan tubuh bigfoot palsu kepada publik, meskipun saat itu setelah ketahuan, Dyer berkilah bahwa ia menampilkan yang palsu, karena yang asli masih berada ditangan para investornya, dan belum dapat ia ambil. Saat itu tubuh bigfoot yang ditampilkan Dyer adalah setelan kera karet.

Kredibilitas seharusnya menjadi hal yang paling penting, apalagi jika kita mencoba untuk meyakinkan dunia tentang sesuatu yang dipertanyakan seperti Bigfoot. Dan ketika kita pernah menipu publik sekali, maka selamanya akan sulit mendapat kepercayaan lagi. Sekali lancung ke ujian, seumur hidup tidak dipercaya lagi, itulah kata pepatah Indonesia yang mungkin tidak diketahui oleh Dyer ... hehehe


Baca Juga:





Source

Popular Posts